Pemerintah Siapkan CNG 3 Kg sebagai Alternatif LPG 3 Kg, Diklaim Lebih Murah hingga 40 Persen


Brignas-RI.com

Jakarta, minggu (03/05/26) — Pemerintah tengah menyiapkan penggunaan compressed natural gas (CNG) ukuran 3 kilogram sebagai alternatif pengganti liquefied petroleum gas (LPG) 3 kg yang selama ini digunakan masyarakat. Kebijakan ini bertujuan mengurangi ketergantungan terhadap impor LPG sekaligus menekan beban subsidi energi.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan bahwa pemanfaatan CNG berpotensi memberikan efisiensi biaya yang signifikan. “Harganya bisa lebih murah sekitar 30 hingga 40 persen dibandingkan LPG,” ujarnya.

CNG merupakan gas alam yang dikompresi hingga bertekanan tinggi, umumnya didominasi oleh metana. Sumber energi ini dinilai lebih strategis karena memanfaatkan cadangan gas domestik yang melimpah, sehingga dapat memperkuat ketahanan energi nasional.

Saat ini, implementasi CNG masih dalam tahap pengembangan. Pemerintah tengah menyiapkan desain tabung 3 kg serta infrastruktur distribusi yang dibutuhkan sebelum dapat diterapkan secara luas di sektor rumah tangga.

Meski demikian, sejumlah tantangan masih perlu diantisipasi, antara lain kesiapan jaringan distribusi, standar keamanan tabung bertekanan tinggi, serta kebutuhan penyesuaian peralatan di tingkat pengguna.

Pemerintah memastikan bahwa setiap tahapan akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan aspek keselamatan, kesiapan teknologi, dan daya beli masyarakat.

Langkah ini diharapkan menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menciptakan sistem energi yang lebih efisien, berkelanjutan, dan mandiri di dalam negeri.

Red.

Lebih baru Lebih lama