MANADO – Pasca gempa dahsyat berkekuatan 7,6 Skala Richter yang mengguncang Kota Manado, Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Martin Susilo Martopo Turnip menunjukkan aksi nyata di lapangan.
Tanpa menunggu lama, Brigjen TNI Martin yang didampingi Dandim 1309/Manado Kolonel Arh Josip Brozti Dadi, memimpin langsung personel TNI bergerak cepat membersihkan puing-puing reruntuhan di Gedung KONI Manado, Kamis (2/4/2026).
Pemandangan di lokasi menunjukkan Gedung KONI mengalami kerusakan cukup berat. Di tengah material beton yang berserakan, para personel TNI bahu-membahu menyingkirkan reruntuhan yang menimpa kios-kios UMKM milik warga.
"Kami bersama personel TNI langsung gerak cepat untuk membantu membersihkan puing-puing akibat gempa di Gedung KONI Manado. Fokus kami adalah membantu saudara-saudara kita yang kios UMKM-nya terdampak," tegas Brigjen TNI Martin Susilo Martopo Turnip di lokasi.
Aksi cepat tanggap ini bukan sekadar pembersihan biasa. Danrem menegaskan bahwa target utama adalah memastikan para pemilik kios dapat segera mengamankan peralatan dagang mereka yang masih tersisa.
"Kami akan berusaha membersihkan puing-puing ini sampai tuntas agar pemilik kios bisa memperbaiki tempat usaha mereka dan segera berjualan kembali. Pemulihan ekonomi warga adalah prioritas kami saat ini," tambahnya.
Kehadiran TNI di tengah masa sulit ini menuai simpati dari masyarakat setempat. Bagi para pelaku UMKM, bantuan ini menjadi secercah harapan agar mereka bisa bangkit lebih cepat dari dampak bencana yang memporak-porandakan jantung kota Manado tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, personel TNI masih terus bersiaga dan bekerja di titik-titik kerusakan parah untuk memastikan keamanan dan mempercepat proses evakuasi material bangunan.