Insiden terjadi sekitar pukul 11.10 WIB, sesaat setelah korban mendarat dari Ambon menggunakan pesawat Lion Air JT-880.
Kronologi versi keterangan resmi:
1. Pukul 10.45 WIB: Pesawat Lion Air JT-880 yang ditumpangi korban mendarat di Bandara Karel Satsuitubun dari Bandara Pattimura Ambon. Hal ini dibenarkan Ketua DPP Golkar, Dave Laksono, dikutip dari Tribunnews.
2. Pukul 11.10 WIB: Usai turun dari pesawat, korban berjalan menuju pintu keluar bandara untuk menemui keluarga. Tiba-tiba seorang pria diduga pelaku memakai jaket merah dan masker mendekati korban lalu langsung melakukan penikaman.
3. Setelah kejadian: Korban mengalami empat luka tusuk di sejumlah bagian tubuh. Kakak korban sempat membanting pelaku, namun pelaku melawan dan melarikan diri. Korban sempat mendapat pertolongan sebelum dilarikan ke rumah sakit.
4. Pukul 11.44 WIB: Agrapinus Rumatora dinyatakan meninggal dunia oleh dr. Iren Ubro akibat pendarahan hebat serta luka pada organ vital.
Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rosita Umasugi, mengatakan dua pelaku penikaman telah diamankan, berinisial HR (28) dan VU (36). “Untuk motif sementara masih dilakukan pendalaman oleh penyidik,” tuturnya.
Kedatangan Nus Kei ke Maluku Tenggara untuk menghadiri agenda Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kabupaten Maluku Tenggara. Ia menjabat sebagai Ketua DPC Partai Golkar Kabupaten Maluku Tenggara.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap menahan diri dan tidak terprovokasi.
Red
