MANADO — Peta politik di Sulawesi Utara kian dinamis setelah tokoh hukum dan politik senior daerah, James Karinda, S.H., M.H., secara resmi menyatakan diri bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Langkah strategis ini diambil James setelah melalui proses pertimbangan yang matang serta diskusi mendalam dengan berbagai elemen masyarakat.
Mantan Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara ini mengungkapkan bahwa keputusannya berlabuh ke PSI didasari oleh komunikasi yang berjalan sangat baik dengan pimpinan wilayah partai, serta komitmen PSI yang konsisten sebagai partai yang inklusif.
"PSI adalah partai super terbuka yang membuka diri pada seluruh masyarakat yang mau bergabung. Saya membangun komunikasi dengan pimpinan wilayah, Ketua dan Sekretaris DPW, dan teman-teman di DPW untuk membangun konsolidasi di partai ini ke depan. Komunikasinya sangat baik dan sangat fair," ujar James Karinda saat diwawancarai.
Pertimbangan Peta Nasional dan Faktor Jokowi
James menjelaskan, keputusannya tidak diambil secara sepihak. Selama beberapa waktu terakhir, ia aktif membaca peta politik nasional, berdiskusi dengan keluarga dan teman-teman, serta meminta pendapat dari tokoh-tokoh masyarakat hingga kalangan intelektual di kampus. Hasilnya, mayoritas memberikan respons yang sangat positif dan mendukung langkahnya masuk ke PSI.
Selain keterbukaan partai, James juga mengakui bahwa figur Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi salah satu faktor kuat yang memengaruhi keputusannya. Rekam jejak pembangunan yang ditorehkan Jokowi dinilai sangat dirasakan dampaknya oleh masyarakat Indonesia, termasuk di bumi nyiur melambai.
"Kita harus jujur, kalau figur Pak Jokowi dikeluarkan di semua lini media sosial, maka respons masyarakat itu sangat cepat. Dari seluruh komentar, 75 sampai 80 persen masyarakat memberikan support. Kiprah beliau membangun bangsa ini sangat terasa oleh masyarakat Indonesia, dan itu pasti berdampak setelah beliau ada di PSI," tambah James.
Fokus pada Konsolidasi Partai di Sulawesi Utara
Saat disinggung mengenai langkah politik atau target personalnya ke depan bersama PSI, James menegaskan bahwa prioritas utamanya saat ini bukanlah kontestasi jabatan, melainkan penguatan internal partai di daerah.
"Masih jauh, masih jauh. Kita konsolidasi dulu. Masih ada sisa waktu yang panjang untuk kita konsolidasi agar partai ini semakin diterjemahkan ke masyarakat, program-programnya menyentuh masyarakat, khususnya di Sulawesi Utara," tegasnya.
James meyakini bahwa dengan bergabungnya banyak kader bangsa dan penguatan konsolidasi di tingkat provinsi, pergerakan PSI akan semakin nyata terlihat. Ia optimistis PSI akan menjadi partai yang ikut menentukan arah kebijakan politik dan pemerintahan di Sulawesi Utara ke depan.