Perkara Gaji Tidak Dibayar Terus Berlanjut, Karyawan PT Cermai Makmur Abadi Internasional Minta Pendampingan Ormas Pemuda Pancasila

    Foto perwakilan Karyawan PT Cermai Makmur Abadi Internasional datangi Ormas Pemuda Pancasila 

Bogor, brignas-ri.online - KETENAGAKERJAAN

Organisasi Massa Pemuda Pancasila disingkat dengan Ormas PP yang berdiri sudah puluhan tahun. Ormas PP sudah dikenal oleh masyarakat luas di Indonesia, Pemuda Pancasila adalah berjuang untuk membina rakyat Indonesia khususnya genersai muda untuk meyakini ideologi Pancasila serta menanamkan semangat dan jiwa proklamasi 17 Aguastus 1945 beserta UUD 1945, sehingga terwujudnya Indonesia baru yang maju, moderen.

Awak media yang melihat adanya keramaian di rumah salah satu pengurus Organisasi Pemuda Pancasila Kabupaten Bogor yang berlokasi di Cibucil Kecamatan Jonggol Kabupaten Bogor, Chahya Supena Kabid ESDM Pemuda Pancasila MPC Kabupaten  Bogor dan Penasehat Pemuda Pancasila PAC Kecamatan Jonggol.

Chahya Supena yang di temui awak media mengatakan, Di tahun 2022 yang lalu sudah pernah terjadi yang mana ratusan karyawan harian tidak menerima hak nya sebagai karyawan, Bahkan saat itu pernah dilakukan sidak oleh Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor di pimpin langsung oleh Ketua Komisi IV Bpk Muad Khalim, Saat sidak tersebut bahkan Managemant tidak ada di perusahaan, saat itu yg menghadapi dari Komisi IV adalah hanya Security, Sekelas DPRD saja mereka masih menghindar, mungkin saat sidak sudah bocor hingga pihak managemant saat itu tidak ada satu orangpun yang menemui.Hingga permasalah pertikaian karyawan dengan perusahaan sampai di bawa ke Kantor Dewan Kabupaten Bogor kata Chahya Supena, Diteruskan Chahya Supena Pemuda Pancasila berjuang hingga terjadi kesepakatan perusahaan PT CERMAI MAKMUR ABADI INTERNATIONAL  membayar seluruh hak karyawan setelah di mediasikan  di gedung paripurna.

Sekarang terulang kembali hak karyawan di kebiri hingga mencapai 8 bulan tidak dibayarkan oleh PT CERMAI MAKMUR ABADI INTERNATIONAL Pemuda Pancasila akan berjuang keras, dan bila perlu Pemuda Pancasila turun ke kantor DPRD dan kantor Bupati Kabupaten Bogor ucap Chahya Supena dengan tegas.

Beberapa karyawan PT CERMAI MAKMUR ABADI INTERNATIONAL yang tidak dibayar gajinya yang datang ke tempat kediaman Chahya Supena yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, “Kami bekerja seperti zaman penjajahan, karena setelah diterima bekerja PT CERMAI MAKMUR ABADI INTERNATIONAL, Kami tidak dibayar selama 2 bulan, terus dibulan ketiga gaji kami dicicil, lanjutnya lagi Kami merasa tertindas oleh oknum PT CERMAI MAKMUR ABADI INTERNATIONAL, Kami ini manusia, Kami bekerja untuk menghidupi keluarga Kami” Kami berharap Bapak Chahya Supena dapat membantu kami orang yang susah ini, karena seribu rupiah sangatlah berharga bagi kami orang yang susah tutupmya sambil meneteskan air mata. 

Red
Lebih baru Lebih lama