Kekeringan Mulai Meluas di Jawa Barat, Pemprov dan PDAM Salurkan Bantuan Air Bersih


Brignas-ri.com BANDUNG – Musim kemarau yang berlangsung sejak pertengahan Juli mulai memberikan dampak nyata berupa krisis air bersih yang meluas di berbagai wilayah Jawa Barat, meliputi Kabupaten Bogor, Bandung, Ciamis, hingga Kuningan. Sejumlah desa dan pemukiman melaporkan sumber air tanah dan mata air mulai mengering sehingga kebutuhan sehari-hari warga tidak terpenuhi.

 Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jawa Barat, Teten Ali Mulku Engkun dalam keterangannya menyampaikan: "Kami telah memetakan seluruh titik rawan kekeringan, berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya wilayah Bogor, Bandung, dan Ciamis paling banyak terdampak." Sejak 20 Juli 2026, Badan Penanggulangan Bencana Daerah serta Perusahaan Daerah Air Minum setempat mulai menyalurkan bantuan air bersih menggunakan truk tangki ke titik-titik yang membutuhkan.

 Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman menambahkan bahwa status siaga darurat telah ditetapkan mulai 1 Juli hingga 30 September 2026 dan seluruh daerah diminta menyiapkan solusi jangka pendek maupun panjang serta mengimbau masyarakat berhemat air. Pemerintah juga berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan pasokan air tetap terpenuhi hingga curah hujan turun kembali secara normal.

Red.

Lebih baru Lebih lama