MANADO — Aparat kepolisian Sektor (Polsek) Tikala mengambil tindakan tegas namun humanis terhadap kenakalan remaja di wilayah hukumnya. Dua remaja di bawah umur diamankan petugas setelah kedapatan berkumpul sambil mengonsumsi lem Ehabond di Kelurahan Malendeng, Lingkungan I, Kecamatan Paaldua, Kota Manado.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis malam, 2 Juli 2026, sekitar pukul 23.30 WITA. Kedua remaja yang diamankan petugas masing-masing berinisial MB (17, seorang buruh asal Kabupaten Minahasa) dan GT (15, pelajar asal Kota Manado).
Diarahkan ke Jalan yang Benar Melalui Bhabinkamtibmas
Mewakili Kapolsek Tikala dan Satuan Bhabinkamtibmas, Brigadir Theo Maskikit turun langsung memberikan wejangan dan pembinaan khusus kepada kedua remaja tersebut di mapolsek. Mengingat keduanya masih di bawah umur, pihak kepolisian mengedepankan pendekatan restoratif agar mental dan masa depan mereka tetap terjaga.
Pada Jumat, 3 Juli 2026, dengan disaksikan oleh pihak keluarga (DK dan SB), Brigadir Theo Maskikit mendampingi proses penandatanganan Surat Pernyataan Bersama di atas meterai.
Dalam kesempatan tersebut, Brigadir Theo memberikan teguran mendalam sekaligus motivasi agar kedua remaja ini tidak lagi menyia-nyiakan masa muda mereka dengan pergaulan bebas. Kedua remaja itu pun berjanji secara tertulis untuk:
- Menghindari aktivitas yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
- Membatasi pergaulan negatif demi menyongsong masa depan yang lebih baik.
- Tidak keluyuran larut malam dan wajib meminta izin orang tua jika keluar rumah.
- Fokus pada pendidikan sekolah demi mengejar cita-cita.
"Langkah ini adalah bentuk kepedulian Polri. Kami tidak hanya menegakkan hukum, tapi juga berperan sebagai orang tua kedua yang mengarahkan anak-anak kita agar tidak salah melangkah," tegas perwakilan Satuan Bhabinkamtibmas tersebut.
Kedua remaja ini juga menyatakan siap diproses secara hukum jika di kemudian hari mengulangi perbuatan pidana. Usai diberikan pembinaan, keduanya dikembalikan kepada orang tua masing-masing untuk pengawasan yang lebih lekat.